
Kamis, Oktober 09, 2008
LAHAN CIKAL BAKAL PURI PERMATA REGENCY

Rabu, Oktober 08, 2008
Menggarap Film untuk Acara Halal Bihalal: Tersendat-sendat, Terseok-seok, Mengkuatirkan!

Kenapa saya pesimis? Karena shooting untuk beberapa scene akhir baru selesai malam ini, Rabu 8 Oktober. Besok pagi teman Pak Dion baru mengeditnya. Jumat baru selesai. Dan itupun tanpa proses seperti plan semula, yakni: film yang udah diedit ditonton bareng kru PPR pada hari Jumat dan dilakukan revisi pada hari Sabtu. Nah.......ternyata, Pak Dion dan krunya tidak bisa melakukan perevisian pada hari Sabtu. Jadi file yang telah diedit, dan diharapkan selesai pada hari Jumat itu, adalah hasil akhir. Entah ada kesalahannya atau tidak, ada kesalahan sedikit atau banyak, itulah film yang pada hari Sabtu malam bakal ditonton bareng!
Ya....akhirnya....saya harus bilang.... ya...gak papa..lah..... Ini toh baru langkah pemanasan. Namun dari pengalaman ini, saya sangat berharap tahun depan bisa kita perbaiki. Scheduling untuk seluruh kru dan pemain jelas sejak awal. Tepat waktu dan sesuai target. Semoga!
Ini adalah story board film kita. Dengan membaca ini dan nonton hasilnya, kita jadi tahu, bagian mana yang harus kita perbaiki dalam sistem kerja kita kelak. (A20)
STORY BOARD
FILM PENDEK UNTUK HALAL BIHALAL
PURI PERMATA REGENCY
Sabtu, 11 Oktober 2008
”
Catatan harian anak Puri Permata”
· Penggambaran dari google earth, dari angkasa menuju bumi, ke wilayah indonesia, menuju kota surabaya dan sidoarjo dan berakhir di sedati. Lalu penggambaran jalanan di sekitar sedati, sawah, perumahan, ladang, jalanan, dan kawasan dagang.
· Adegan Bella dalam aktivitas berlarian di sawah, pada suatu senja
· Dialog Bella: Betapa indah pemandangan alam desaku. Terima kasih Tuhan atas anugerah-Mu. Semoga orang-orang mau memelihara dan merawatnya.
· Narator Bella seperti membaca buku harian: Namaku Bella. Aku tinggal di kompleks perumahan Puri Permata Regency. (tayangan perumahan Puri Permata) Sebuah komunitas hunian baru di desa Pepe Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Sebelumnya keluargaku mengontrak di kawasan Surabaya. (Foto-foto aktivitas di rumah lama) Semula sulit menerima kenyataan tatkala Papa dan Mama memberitahu bahwa kami akan pindah ke tempat baru, meninggalkan kenangan dan teman sepermainanku. (tayangan sumur-sumur, tanaman kering, debut, dan jalan rusak) Air asin, udara panas, berdebu, tumbuhan banyak yang kering, lingkungan yang asing, banyak orang baru di sekitar kami, itulah kesanku pertama kali tinggal di Puri Permata. Kini....oh...tentu beda! (tayangan sesuai nama-nama anak yang disebut) Aku telah punya banyak teman Ada Mbak Raras, Mbak Ayu, Valent, Krisna, Gagas, Abi, Fais dan teman-teman lain. Kami pun punya aktivitas rutin setiap sabtu dan minggu sore.
Adegan Bella menulis Diary: Hmm..... Diary aku mulai senang berada di rumah baru. Ini adalah kado dari Allah untuk keluarga kami. Papa bekerja keras dan Mama mensuportnya, sehingga kami bisa tinggal di sini. Tidak mengontrak lagi. Diary, aku udah punya banyak teman di sini. Ada Valent, Mbak Ayu dan Mbak Raras. Ada pula Krisna, Reza, Gagas, Bagas, Irsan, Faiz, dan teman-teman lainnya. Kami juga punya aktivitas rutin tiap sabtu dan minggu sore. Kami berlatih kerja sama, kemompakkan, ketelatenan, kepemimpinan melalui berbagai permainan. (Suara Mama: Bella! Bella! Ayo bantu Mama menanam bunga!) Diary, sebentar ya, aku mau bantu Mama dulu. Lokasi perumahan ini memang butuh lebih banyak lagi tanaman, pepohonan, dan bunga-bunga. Kami semua seluruh penghuni harus menanam banyak-banyak agar suasana menjadi lebih sejuk, udara lebih sehat, dan enak dilihat. (sudah dishooting)
· Penggambaran Bella yang sedang asyik menulis di buku harian. Ia dipanggil Mama-nya untuk menanam bunga di depan rumah. Terjadi dialog dan muncullah Bu RT. Mereka berbincang tentang perlunya penananam pepohonan atau bunga di kompleks agar semakin rindang, dan mengurangi hawa panas dan debu. (sudah dishooting)
Bella dipanggil oleh Krisna untuk terlibat dalam permainan outbond. Beberapa mainan dipertontonkan. (sudah dishooting)
Sketsa anak-anak Puri bermain outbond.
Narasi oleh Bella: Diary, Kegiatan OUTBOND ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri, membuka wawasan baru dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial, dan bekerja sama dengan orang lain. Melalui berbagai latihan game kami diajar memperoleh pengalaman untuk mandiri dan cakap menyelesaikan atau memecahkan masalah dan mengambil keputusan. Kami juga belajar untuk berkomunikasi secara efektif. Wah pokoknya masih banyak lagi latihan yang akan kami ikuti. Agar kami dapat meningkatkan dan menggali potensi diri yang belum disadari.
· Adegan Bella, Raras, dan Valent sedang membaca bersama. Dialog tentang pentingnya membaca dan komitmen untuk mulai mengoleksi buku bacaan mengan menyisihkan uang jajan. (sudah dishooting)
· Tayangan frame cover-cover buku sambil diiringi Narasi oleh Bella: Diary, kami berjanji akan menyisihkan uang jajnj untuk membeli buku, menambah koleksi buku-buku yang memotivasi kami.
· Adegan Bella mencari buku, merasa kehilangan, tapi kemudia menemukan, disimpan, sambil ngomong: Aduh. Di mana ya bukuku, buku itu penting sekali, aku bisa belajar tentang kreativitas dari tokoh ini. Nah, ini dia. Aduuuh, kupikir hilang....”
· HP Bella berbunyi: telepon dari Krisna: (Improvisasi)
· Adegan dialog antara Bella dan Chrisna
· Adegan Chrisna dan Reza membantu bapak-bapak memperbaiki paving, diteruskan sahur bersama.
· Narasi Bella: Demikianlah, Diary, kampung kami sangat semarak, mulai ada program pembangunan kompleks. Aku harap warga Puri Permata Regency semakin hari semakin kompak dan kreatif dalam merancang dan melaksanakan program pemberdayaan potensi warga kompleks, termasuk untuk kami, anak-anak. Kegiatan sholat Taraweh bersama, seryogyanya bisa dikuti oleh lebih banyak orang. Tahun ini masih sepi, Gak tahu ya Diary, kenapa orang-orang enggak sholat taraweh bersama, padahal kalau setiap keluarga, ayah-ibu-anak berangkat sholat bersama, wah...tentu akan lebih indah, lebih menyenangkan, dan bikin hati lebih tentram. Semoga tahun depan lebih semarak lagi. (adegan berangkat sholat taraweh) Oh, ya Diary, aku juga senang kompleks ini dijaga oleh bapak-bapak Satpam yang disiplin dan ramah. Kami memberikan THR juga kepada mereka, semoga mereka dapat menikmat Hari Lebaran di tahun ini dengan sukacita. (adegan pemberian THR) Udah ya Dairy, aku lanjutkan catatan harianku tentang kompleks Puri Permata Regency di tahun depan. Berupa proses pembuatan film panjang untuk peringatan HUT RI ke-64 tahun 2009. Dadaag, Diary.
· Dilanjutkan rekaman ucapan Selamat Idul Fitri dari beberapa keluarga.
Senin, Oktober 06, 2008
Sun Rise from Puri Permata Regency's Corner
Kamis, Oktober 02, 2008
Jadi Satpam 2 Hari Di Hari Lebaran
Sebuah kebanggaan yang menjadi catatan di hari yang Fitri ini, jika para warga mau saling menolong, menyediakan tenaga bagi kepentingan kampung, padahal mereka masih harus merayakan hari bersejarah, hari kemenangan ini bersama dan di antara keluarga!
Haru banget..........!!
Semoga pelayanan kerendahhatian para bapak ini bisa menjadi suluh penyemangat bagi terciptanya harmonisasi kekeluargaan di Puri Permata Regency.
Rabu, Oktober 01, 2008
Foto Suasana Pagi Hari Idul Fitri 2008 di Puri Permata dan Sekitarnya
Jumat, September 26, 2008
Kecerdasan Verbal Anak-anak PPR
Orang-orang yang cakap di bidang kecerdasan verbal/ linguistik ini mampu membentuk dan mengenali kata-kata dan pola-polanya dengan penglihatan, pendengaran, dan dalam beberapa kasus persentuhan. Orang-orang yang kuat dalam kecerdasan ini mampu menghasilkan dan menghaluskan bahasa dan mempergunakan banyak bentuk dan formatnya. Di ruang-ruang bermain indoor dan outdoor di Puri Permata Regency, kecerdasan verbal/linguistik anak-anak Puri dirangsang melalui kegiatan bercerita, berdebat, berpidato, dan bersandiwara. Membaca dan merespon berbagai variasi teks, juga menulis bermacam tema esai, cerita, surat, dan lelucon, akan berguna untuk mengembangkan potensi kecerdasan ini. Mereka sudah memulai hal ini. Semoga terus berkembang. (A20)
Kecerdasan Visual Spasial Anak-anak Puri Permata Regency
Kecerdasan ini bukan hanya anugerah semata dari Tuhan tapi juga merupakan anugerah yang bisa ditumbuhkan. Asalkan orangtua bisa menstimulasi kemampuan ini melalui beragam kegiatan. Biasanya anak tipe ini sangat menggemari permainan-permainan ‘melihat melalui pikiran’ seperti menggambar atau membayangkan obyek dan permainan acting atau berpura-pura.
Kamis, September 25, 2008
Mengembangkan Kecerdasan Majemuk Anak-anak Puri Permata
Lingkungan Bermain Alami di PPR: Menumbuhkan Nilai-nilai Bermain
Lalu mengapa permainan sangat penting bagi perkembangan anak? Spekulasinya adalah bahwa olahraga dan bermain selama masa kecil akan memberikan stimulus sensorik dan psikologis, yang menghasilkan lebih banyak koneksi syaraf. Pengalaman dianggap sebagai arsitek utama yang membangun otak. Bermain mempengaruhi kepribadian, karakter, dan kemampuan semua anak dan maka dari itu sangat mempengaruhi akan jadi orang dewasa seperti apa mereka. Bermain juga dapat memberikan satu-satunya acara tidak terstruktur dalam keseharian kehidupan anak-anak agar mereka dapat melatih keterampilan sosial bersama teman-teman mereka.
Melalui memberikan kesempatan bermain kepada anak-anak, kita telah menumbuhkan dua nilai penting. Anak-anak sangat suka bermain, dan bermain mempengaruhi bagaimana mereka berkembang. Pertanyaannya adalah, Bagaimana kita menumbuhkan dua nilai utama bermain ini dan memberikan stimulus kepada mereka lewat lingkungan bermain anak-anak?
Pikirkanlah lingkungan bermain luar luangan sebagai ruang di luar ruangan. Pembagian daerah ruangan diperlukan sama seperti di lingkungan dalam gedung. Ruang-ruang ini disebut zona masuk, zona tenang, zona ramai, dan zona aktif; dan zona-zona ditentukan oleh lokasi, batasan, permukaan bermain dan permukaan duduk, penyimpanan, dan mood. Anak-anak terlibat dengan sekeliling mereka dengan bermain, dan keragaman di sekeliling mereka itu akan mendukungan beragam permainan. Desain lingkungan dapat mempengaruhi intensitas, durasi, dan kualitas keterlibatan anak. Lingkungan yang hijau akan menumbuhkan ketaatan dan kelemahlembutan anak: mereka ingin melompat, menjelajah, berfantasi, dan lalu beristirahat dan pulih kembali. Lingkungan dengan berbagai area seperti area yang pribadi, semi-pribadi, dan area berkumpul bersama akan mendorong anak-anak menggunakan indera mereka dan mendorong mereka untuk selalu bergerak.
Integrasikan kegiatan pembelajaran dalam ruangan dengan lingkungan di luar ruangan. Anak-anak lebih suka berada di luar daripada di dalam, dan lingkungan luar ruangan dapat mencapai tujuan belajar yang sama seperti di dalam ruangan. Kenyataannya, efek bermain dan belajar dalam suasana alami adalah sebagai berikut:
- memberi stimulus kepada semua aspek dan tahap perkembangan anak
- memberikan pengalaman multi panca indera
- memberi stimulus kepada permainan informal, pembelajaran pengalaman, dan siklus pembelajaran alami
- memberi stimulus kepada imajinasi dan kreativitas dengan cara yang khusus dan tanpa batas dengan mengintegrasikan anak-anak dari berbagai usia, kemampuan, dan latar belakang etnis dan dengan menolong anak-anak merasa suka terhadap diri mereka sendiri dan hasilnya adalah - meningkatkan kepercayaan diri mereka
- memberikan anak-anak perasaan damai
- menolong anak-anak memahami realitas sistem alam
- menunjukkan prinsip siklus dan proses
- mengajarkan bahwa alam itu bersifat regeneratif
- mendukung teori belajar interdisipliner dan pendidikan lingkungan
- menyediakan suasana yang fleksibel dan mudah disesuaikan
- menimbulkan rasa estetika bagi setiap orang
Tempat bermain alami dapat memberi stimulus kepada imanjinasi anak dan membangkitkan rasa keingintahuan mereka selagi mereka menjelajahi lingkungan fisik dan belajar dalam cara-cara yang jauh melampaui apa yang bisa mereka pelajari di dalam ruangan. Jadi bermain dalam lingkungan alami tidak hanya meingkatkan perkembangan anak tetapi juga adalah lingkungan yang sehat.
Perubahan di lingkungan bermain anak tidak bisa terjadi dalam satu malam, tetapi tentu saja Anda dapat memasukkan perubahan-perubahan mendasar dalam sebuah rencana jangka panjang. Jika Anda melakukan perubahan, rancanglah dari perspektif anak-anak – bukan dari perspektif orang dewasa tentang bagaimana anak seharusnya bermain. Dan ingatlah, waktu bermain bagi anak ini bukan waktu sisa; ini adalah sebuah kelas outdoor - waktu bermain yang bermakna -.
Bermain mempengaruhi kepribadian, karakter, dan kemampuan semua anak dan maka dari itu sangat mempengaruhi akan jadi orang dewasa seperti apa mereka. Oleh karena itu para orang tua Puri Permata Regency seyogyanya mulai serius merancang tempat bermain yang alami bagi anak-anak kita! Ayo segera respon ide ini! Pertumbuhan anak-anak kita cepat dan tak terbatas, tiba-tiba kita akan sadar betapa kita telah ketinggalan karena anak-anak sudah besar, dan kita belum berbuat apa-apa!! (A20)
